ETIKA BERINTERNET

Standar

ETIKA BERINTERNET

Etika dan peraturan yang disepakati bersama harus diikuti dimanapun orang hendak berinteraksi. Internet adalah salah satu bentuk komunikasi lainnya di samping berkomunikasi secara langsung ataupun melalui telephon.oleh karena itu dibuatlah “Netiquette”.pada dasarnya netiquette merupakan panduan untuk bersikap dan berperilaku sesuai dengan kaidah normatif di lingkungan Internet. Dengan mematuhi peraturan ini, maka akan sangat bermanfaat dan membantu Anda dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain tanpa harus mengalami masalah atau tanpa harus mengalami salah pengertian dengan orang lain. Dalam internet semua orang berhak bertindak, berinisiatif, berkreasi apa saja tanpa ada yang melarang dan menentang. Internet bersifat bebas ! Namun meskipun bersifat bebas dan terbuka, ternyata berinternet juga memiliki batasan-batasan yang musti kita perhatikan. Batasan-batasan atau etika tersebut berupa tata tertib berinternet yang sering disebut Nettiquette! Seperti halnya berkomunikasi melalui surat analog atau bertatap muka, berkomunikasi dengan e-mail butuh etika yang dinamakan Nettiquette (atau Netiket = netter etiket). Bisa dibayangkan, hampir setiap hari ada jutaan e-mail dikirimkan dan diterima oleh begitu banyak orang. Maka jika salah-salah kata, bisa berakibat fatal. Tapi memang sangat menyebalkan, jika kita menerima pesan e-mail yang pengirimnya menggunakan huruf kapital, mengirim kembali seutuhnya pesan-pesan yang kita kirimkan, atau menjawab pertanyaan panjang kita, dengan ucapan, “saya kira begitu”, atau “betul.” Nah, untuk mencegah hal itu terjadi, ada baiknya kita mengetahui beberapa di antaranya:

1. Perlakukan e-mail secara pribadi

Jika seseorang mengirim informasi atau gagasan secara pribadi,
tidak sepatutnya kita mengirimnya ke forum umum, seperti kelompok
grup, atau mailing-list. Email pada dasarnya adalah alat komunikasi
personal.

2.Jangan Membicarakan Orang Lain

Jangan membicarakan orang atau pihak lain, apalagi kejelekan- kejelakannya. Berhati-hatilah terhadap apa yang anda tulis. E-mail memiliki fasilitas bernama “Forward”, yang mengizinkan si penerima akan meneruskannya (forward) ke orang lain.

3. Jangan gunakan huruf kapital

Seperti halnya membaca suratkabar, atau surat, membaca pesan e-mail yang menggunakan huruf besar/kapital yang berlebihan tidak enak dilihat. Tapi di samping itu, terutama dalam tata krama berkomunikasi dengan email/chat, penggunaan huruf besar [kapital] biasanya dianggap berteriak menulis. Orang tidak suka berkomunikasi dengan orang yang berteriak-teriak, seolah-olah dia tidak mendengarkan.mungkin saja maksudnya hanya untuk memberi tekanan pada maksud Anda.

4.Jangan terlalu banyak mengutip

Hati-hati dalam melakukan balasan (reply). Fasilitas ‘Reply’ dari sebagian besar program mailer biasanya akan mengutip pesan asli yang Anda terima secara otomatis ke dalam isi surat Anda. Jika harus mengutip pesan seseorang dalam jawaban e-mail, usahakan menghapus bagian-bagian yang tidak perlu, dan hanya menjawab bagian-bagian yang relevan saja.

5.Jangan gunakan CC (copy carbon)

Jika Anda ingin mengirim mail ke sejumlah orang (misalnya di mailing-list), usahakan atau hindari mencantumkan nama-nama pada baris CC. Jika Anda melakukan hal itu, semua orang yang menerima e-mail Anda, akan bisa melihat alamat-alamat e-mail orang lain. Umumnya orang tidak suka bila alamat e-mailnya dibeberkan di depan umum. Selalu gunakan BCC (blind carbon copy). Dengan cara ini setiap orang hanya bisa melihat alamat e-mailnya sendiri.

6.Jangan gunakan format HTML

Jika Anda mengirim sebuah pesan penting ke rekan Anda, jangan gunakan format HTML tanpa Anda yakin bahwa program e-mail rekan Anda bisa memahami kode HTML. Jika tidak, pesan Anda sama sekali tidak terbaca atau kosong. Sebaiknya, gunakan plain text. 7

7. Jawablah Secara Masuk Akal

Jawablah setiap pesan e-mail secara masuk akal. Jangan menjawab dua tiga pertanyaan dalam satu jawaban. Apalagi, menjawab pesan e-mail yang panjang lebar, dan Anda menjawab dalam satu kata: “Good.” Wah, ini sangat menyebalkan.

8. Sebaiknya untuk efisiensi penggunaan kata, gunakan singkatan yang sudah lazim digunakan

                  Untuk efisiensi penggunaan kata, frase atau istilah By the Way (=
ngomong-ngomong) bisa disingkat menjadi BTW. In My Opinion
(=menurut hemat saya) bisa disingkat IMO. Because (=karena) bisa
disingkat menjadi ‘coz. Penggunaan kata sapa Bahasa Inggris misalnya,
kalimat How are you?, bisa diganti menjadi How R U? Kalimat “Menurut
hemat saya” bisa diganti menjadi IMHO (In My Humble Opinion) dan
sebagainya.

                9. Jangan gunakan symbol dan huruf berwarna

                     Menahan diri dari menggunakan huruf berwarna dan gambar/warna
background.Pilihan warna akan mempersulit pemrosesan email, dan bisa
mengakibatkan sulit dibaca, sehingga isi yang ingin disampaikan tidak
sampai.

              10. Fasilitas BCC

        Pada saat dimana kita perlu mengirimkan email ke beberapa orang atau
group,gunakan fasilitas BCC (Blind Carbon Copy), sehingga emai orang lain         yang menerima email kita tidak bisa dilihat oleh penerima yang lain .Daftar
email yang panjang di field Cc: menunjukkan bahwa si pengirim masih belajar        ber-email atau tidak menghargai “privacy” orang lain.

      11. Untuk orang yang baru ber-email,

ingat hal berikut:

    1. Jangan mem-forward “dumb joke”, “chain letter”, atau “unimportant email” tanpa permisi orang lain
    2. Mem-forward email bisa membuat penuh “mailbox” orang lain, menghabiskan “resources” orang lain, dan bisa menyebabkan email mental
    3. Mereka mungkin sudah pernah lihat email tsb dan tidak menyukainya
    4. Mem-forward “humorous email” bisa menyinggung perasaan orang atau merasa bosan dengan mendapatkan email yang sama dari seseorang yang baru belajar online
  1. Jangan pernah memberikan nomor telepon atau personal information
  2. Gunakan Internet untuk mencari informasi yang diperlukan. Gunakan search engine yang tepat
  3. Jangan gunakan “Return Receipt” untuk setiap email yang dikirim. Seolah-olah kita ingin tahu apakah mereka membuka email yang kita kirim
  4. Setiap orang masih belajar. Internet berubah setiap hari, dan kita semua harus mempelajari perubahan yang ada
  5. Kalau menerima “nasty” email, jangan langsung membalas
  6. Ingat bahwa email pribadi adalah hak cipta si penulis. Jika ingin memforward email pribadi, sempatkan meminta izin dari penulis
  7. Selalu minimize atau kompress file menjadi “zip” file dengan attachment.
    Tidak semua orang mempunyai hi-speed internet access, dan tidak semua orang mempunyai kapasitas email yang tidak terbatas
  8. Jangan memforward “virus warnings”.Kebanyakan email “virus warning” adalah “hoax” atau “tipuan”. Periksa dulu di :

http://securityresponse.symantec.com/avcenter/hoax.html sebelum mengirim email.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s