Standar

PLANET YANG MIRIP DENGAN BUMI

Pada tahun lalu, orang beranggapan planet di tata surya ada sembilan. Namun

kini, hal itu menjadi jauh lebih rumit. Perburuan planet raksasa dimulai.Ketika Pluto

dinyatakan bukan planet lima tahun lalu, orang tampak terkejut. Kini, kita hanya

memiliki delapan planet. Untungnya, ilmuwan memiliki bukti kuat menyatakan adanya

planet kesembilan yang berada di sekitar Pluto dan jelas lebih besar dari Pluto.Bukti

yang dikumpulkan NASA melalui teleskop Wise membuktikan gas raksasa ini

tersembunyi di luar Oort Cloud yang merupakan tempat paling jauh dari tata surya.

Planet tersangka diberi nama Tyche oleh dua astrofisikawan Daniel Whitmire dan John

Matese.

Data awal Tyche dirilis pada April lalu. Menurut ilmuwan, dalam dua tahun planet

itu akan menampakkan diri dengan sendirinya. “Jika benar, John dan saya akan

membuat diagramnya. Itu tak mudah di usia kami,” kata Whitmire.Saat lokasi Tyche

diketahui, International Astronomical Union (IAU) akan memutuskan apakah statusnya

akan dinyatakan sebagai ‘planet’. Masalah utama IAU adalah kemungkinan Tyche

terbentuk sekitar bintang lain dan tertangkap gravitasi matahari.Menurut juru bicara

NASA, masih terlalu dini untuk menyatakan data Wise mampu memastikan obyek di

Oort Cloud. Setelah data terkumpul beberapa tahun, hipotesa Tyche akan siap diuji.

NASA, badan antariksa milik AS NASA, baru-baru ini mengidentifikasi ‘dunia’ baru yang

dikenal dengan KOI 326.01. Planet ini memiliki volume dan diameter lebih kecil

dibandingkan Bumi dengan temperatur sedikit lebih rendah dari air mendidih.

Tetapi,sejauh ini KOI 326.01 menjadi planet yang termirip dengan Bumi, dari segi

ukuran.

Planet KOI 326.01 telah ditangkap pertama kali oleh Teleskop Kepler. Teleskop

tersebut bekerja untuk mendeteksi planet-planet ekstrasolar (berada di luar tata surya).

Ia mampu mengamati 150.000 bintang terdekat Bumi di ruang angkasa.

Dari ratusan ribu bintang yang citranya terjangkau, teleskop Kepler mengamati

segala perubahan cahaya samar menuju bintang. Jika ada bayangan atau obyek yang

mengganggu pandangan ke arah bintang, bisa jadi itu adalah planet.

Sejauh pengamatan terhadap KOI 326.01, ilmuwan planet dari Ames Research

Center NASA William Borucki mengatakan, “Ini obyek kecil, kandidat kecil.”

“Astronom pun bahkan tidak mengetahui berapa ukuran bintang induknya. Sebab itu,

sulit untuk mengetahui karakteristik planet yang mirip Bumi itu. Sampai kini, belum ada

konfirmasi lebih lanjut,” tandas dia, yang juga bertanggung jawab sebagai kepala tim

sains Kepler, seperti dikutip  dari TG Daily, Selasa 22 Februari 2011.

Sementara itu, Sara Seagar dari MIT mengatakan pengamatan melalui teleskop

Kepler adalah langkah pertama tim menuju pengungkapan karakteristik planet-planet

selain Bumi. Inisiatif di masa mendatang, dikatakan Sarah, adalah mengetahui adanya

kehidupan atau tidak, serta memahami karakter planet beserta isinya secara umum jika

mereka menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Memang, ada perkiraan bahwa satu dari 200 bintang di ruang angkasa pasti terdapat

sebuah planet yang memiliki zona layak huni oleh makhluk hidup.

Planet KOI 326.01 salah satunya? Itu masih misteri. Tapi, menurut beberapa

ilmuwan, planet seukuran Bumi itu merupakan salah satu planet yang cocok

untuk kehidupan alternatif penghuni Bumi.

“Ada banyak sekali laut di permukaan planet-planet yang ada di luar sana. Sangat

menarik untuk dieksplorasi apakah ada kehidupan atau tidak,” tutur Borucki. “Tapi,

untuk menuju ke sana, kita perlu waktu bertahun-tahun sejak data pertama

ditemukan.”Struktur-struktur mikroskopis ini memiliki banyak karbon, sebuah

penanda bagi jenis kehidupan di bumi, dan hampir tidak memiliki nitrogen.

“Nitrogen juga bisa menjadi tanda kehidupan Bumi. Tetapi kurangnya

Nitrogen hanya akan berarti bahwa apa pun bentuk nitrogen dalam struktur ini

telah didekomposisi ke dalam bentuk gas sejak lama,” ujar Hoover. (srn).

Sumber:http://m.detik.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s