bencana gunung berapi

Standar

Manusia dan penderitaan dimana kejadian yang menimpa kehidupan manusia dikehidupannya sangat tidak terduga,seperti bencana yang tidak tahu kapan terjadinya sehingga menimbulkan penderitaan yang di alami oleh masing-masing manusia. Manusia memiliki dua sisi yaitu sisi bahagia dan sisi penderitaan. Ada suatu kala manusia merasakan sebuah kebahagiaan dan biasanya kebahagiaan itu datang dengan sendirinya. terdapatnya kebahagiaan di dunia didalam kehidupan juga terdapat rasa yang memiliki arti berlawanan dengan arti kebahagiaan. Arti yang berlawanan itulah yang biasa kita sebut dengan penderitaan.
Tidak semua manusia hidup di dunia merasakan kebahagiaan, disamping kebahagiaan terdapat sekelompok orang yang sedang merasakan penderitaan. Penderitaan dan kebahagiaan memiliki keterikatan. Maksud dari keterikatan adalah manusia yang terlena oleh suatu kebahagiaan di akhir maka dia akan merasakan sebuah pendeitaan dan begitu juga sebaliknya manusia yang sedang mengalami penderitaan apabila dia berusaha untuk memperbaiki keadaannya dan memiliki sikap bersyukur dalam keadaan apapun maka suatu saat nanti akan mendapatkan sebuah kebahagiaan suatu saat nanti. Mungkin banyak orang yang merasa mereka lebih banyak mendapatkan penderitaan dibandingkan dengan kebahagiaan,.Orang mati pun mungkin menderita akibat dosa yang ditanggungnya.

Tanggapan dari manusia dan penderitaan dapat kita lihat dari peristiwa bencana meletusnya gunung berapi yang berada di daerah Yogyakarta. Yang mengakibatkan menewaskan banyak korban akibat terkena awan panas. Warga-warga yang tinggal didesa sleman yang hanya berjarak beberapa km kini mengungsi ketempat yg lebih aman. Tetapi, letusan terjadi berulang-ulang kali. Sehingga tempat pengungsian yang mereka ungsikan kini kena lahar dingin. Bahkan banyak korban yang terkeba awan panas akibat mereka tidak mau ikut mengungsi, di karenakan ada guru kunci gunung berapi ito yang bernama mbah marijan. Tetapi mereka malah meninggal.
Dampak dari bencana meletusnya gunung berapi, rumah-rumah di berbagai desa hancur bahkan banyak orang-orang yang kehilangan sanak saudaranya dan hewan-hewan peliharannya yang mereka jadikan sebagai sumber mata pencahariannya. Bahkan hal yang terjadi kepada diri mereka :
1. Luka bakar dengan berbagai derajat keparahannya.
2. Cedera dan penyakit langsung akibat batu, kerikil, larva dan lain-lain.
3. Dampak abu gunung berapi
4. Perburukan penyakit yang sudah lama diderita oleh pasien/pengungsi.
5. Dampak lain seperti kecelakaan lalu lintas akibat jalan berdebu licin, jatuh karena panik, kontaminasi makanan dan lain-lain.

Efek yang terjadi karena meletusnya gunung berapi jika posisi seseorang dekat dengan abu vulkanik yang kemudian masuk ke dalam pernapasan cukup banyak, maka bisa membuat saluran pernapasan membengkak karena efek dari panasnya udara. Yang terjadi, bisa saja sesak napas, bahkan sampai mengancam jiwa. Apabila awan tersebut naik ke angkasa yang kemudian membentuk awan panas, maka bisa sebabkan hujan asam yang juga membahayakan kesehatan maupun lingkungan. Kandungan racun dalam awan panas tadi dapat menurunkan kesuburan tanah dan kematian bagi hewan. “Namun, jika
RANI AQMARINA
IBD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s